Memuat...
PFV

Puzungan Fuzungan Vuzungan

Tenggarong, Indonesia

Lakukanlah apa yang bisa kamu lakukan, yang penting bisa bermanfaat bagi orang lain.
::
Start
PFV Komputer
Shutdown

Navbar3

Cari Blog Ini

Kamis, 15 September 2011

10 Hal yang Harus Dimiliki agar Berhasil di Bidang TI


TechRepublic.com – Semua orang tampaknya setuju bahwa Teknologi Informasi (TI) adalah bidang yang sulit. Banyak orang meninggalkan dunia TI dan karir yang sebelumnya dibangun mulai dari bawah hanya karena tidak puas. Apa sih yang dibutuhkan untuk mengatasi kesulitan itu dan bagaimana menjadi pekerja TI profesional yang sukses? Jawabannya tentu ada banyak faktor, dan kualitas menjadi salah satu kuncinya.
Seperti yang dikutip dari techrepublic.com, 23/5/2011, Jack Wallen, seorang penulis yang telah 12 tahun berkecimpung dalam sistem operasi Linux, memberikan daftar 10 hal tentang apa saja yang perlu dimiliki bila ingin berkecimpung dalam dunia TI.



Ilustrasi. saferplan.com
1: Bermuka Tebal (Tahan Tekanan)
Bekerja di industri TI sering mendapatkan tekanan keras dari segala arah, baik dari klien atau dari pimpinan. Jika tidak “bermuka tebal” atau mudah malu atau tidak tahan tekanan, hanya karena keluhan klien akibat data file tidak dapat dipulihkan dengan segera misalnya, maka TI bukan tempat yang tepat untuk Anda bekerja, tidak peduli seberapa banyak keterampilan yang Anda miliki. Muka tebal membantu Anda menyelesaikan masalah dengan tenang meski tekanan cukup tinggi, misal dari pimpinan, yang kadang ragu terhadap keterampilan-keterampilan yang Anda miliki. Anda tidak harus dengan mudah meninggalkan karir hanya karena berpikir Anda telah gagal pada setiap pekerjaan yang Anda lakukan, tetapi harus bangkit dan tetap tersenyum untuk menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang baik.
2: Gigih
Industri TI adalah sebuah lanskap yang selalu berubah dan setiap hari muncul masalah baru. Dalam beberapa kasus, beberapa masalah tersebut sepertinya tidak pernah ingin pergi. Tanpa kemampuan untuk bergulat dengan masalah untuk waktu yang lama, Anda mungkin menemukan industri TI ini bukan tantangan untuk diambil. Misal, virus akan selalu muncul menjadi masalah, pembaruan sistem akan selalu terjadi secara konsisten, dan pengguna akhir tidak akan pernah benar-benar mengerti bagaimana komputer bekerja. Jika Anda tidak memiliki sifat gigih atau keras berusaha yang diperlukan untuk memenuhi tantangan ini, maka keluarlah sekarang dari pekerjaan TI Anda atau Anda sendiri yang akan menyelesaikan tantangan tersebut setiap hari.
3: Usia Muda
Meskipun ada anggapan TI adalah bidang yang tidak dipengaruhi oleh usia, tetapi faktanya sangat cocok untuk para profesional muda yang penuh gairah. Ada banyak alasan untuk ini. Pertama, waktu yang tersedia. TI sering membutuhkan waktu jauh lebih banyak daripada pekerjaan biasa non-TI yang bekerja dalam waktu 9-to-5 atau 8 jam kerja setiap hari. Ketika sebuah aktivitas perusahaan istirahat untuk produksi pada malam hari, maka administrator harus siap siaga bekerja, dan itu bisa berarti setiap saat, siang, malam, minggu, atau bahkan hari libur! Administrator memiliki jam kerja yang panjang dan secara umum hanya para pekerja muda yang dapat bekerja dari minggu hingga minggu berikutnya, 24/7! Energi terbaik yang dibutuhkan untuk menjaga sistem dan jaringan oleh pekerja TI cenderung dalam rentang usia 25 sampai 45 tahun. Artinya, jika Anda mulai bekerja pada usia 25 tahun, itu berarti masih tersisa karir 20 tahun menunggu Anda.
4: Sabar
Kadang pengguna sistem atau klien datang mengeluh tanpa henti. Sebagai administrator misalnya, bila tidak memiliki atau sedikit sekali kesabaran, maka banyak klien yang semakin tidak sabar dan akan mendorong Anda cepat keluar dari pekerjaan. Sebaliknya, akan ada banyak orang memuji keahlian Anda apabila mampu menyelesaikan keluhan dengan sabar dan ramah. Tanpa kesabaran, Anda tidak akan memiliki kesempatan di bidang TI. Bukan dari klien saja, masalah yang timbul dari sistem komputer bahkan selalu datang menguji kesabaran. Masalah bahkan terus-menerus muncul dan itu membuat Anda ingin menendang komputer yang sedang Anda perbaiki. Dengan cukup kesabaran untuk menyelesaikan, Anda akan menghemat baik energi dan kesehatan jiwa Anda.
5: Keterampilan
Untuk yang satu ini tak perlu ditulis pun memang harus dan wajib dimiliki oleh setiap pekerja TI. Memiliki sertifikasi seperti MSCE dibutuhkan untuk memperkuat pengakuan keahlian. Tapi para pekerja bersertifikat harus cepat menyadari bahwa mereka hanya belajar cara untuk menyelesaikan masalah melalui antar muka grafik atau GUI saja misalnya. Dalam dunia nyata, masalah yang timbul memerlukan banyak keterampilan untuk diselesaikan seperti dengan command line interface (CLI). Keterampilan yang diperlukan untuk bekerja di bidang TI tidak hanya kemampuan mengkonfigurasi dengan benar sebuah domain atau server Exchange saja, tetapi termasuk aspek-aspek lainnya. Anda tidak pernah tahu apa yang akan diminta perusahaan untuk dikerjakan suatu saat nanti mengingat perubahan bisnis yang dialami perusahaan selalu dinamis. Bila Anda sebagai administrator TI, Anda tidak hanya spesialis dalam administrasi database saja, tetapi Anda juga menjadi help-desk berjalan yang akan dimintai setiap orang dan semua pertanyaan yang berhubungan dengan pekerjaan dan komputer rumah.
6: Kemampuan berimprovisasi
Maksudnya ini ada di berbagai tingkatan. Anda tidak hanya perlu tahu bagaimana berimprovisasi dalam hal percakapan. Akan tetapi ada saatnya waktu ketika Anda harus meyakinkan pimpinan atau manajer Anda bahwa Anda tahu persis apa yang Anda akan lakukan. Selain itu Anda juga akan menghadapi situasi yang menghendaki Anda harus berimprovisasi dalam hal solusi TI. Banyak pengalaman menunjukkan bahwa solusi yang ditawarkan oleh konsultan atau pihak lain untuk perusahaan ternyata sama sekali tidak bekerja. Ketika itu terjadi, satu-satunya cara adalah datang dengan solusi sendiri.
7: Sense of Public Relation
Jika Anda seorang konsultan, itu berarti Anda juga harus menjadi Public Relation (PR) perusahaan Anda sendiri. Konsultan solo kebanyakan tidak memiliki anggaran untuk menyewa PR untuk bekerja, sehingga mereka akhirnya melakukan semuanya secara sendirian. Itu berarti mengelola jejaring sosial, membangun sebuah situs web, menulis dan mengirimkan iklan, membangun jejaring almamater sekolah, dan lainnya harus dilakukan secara sendiri. Jika Anda tidak dapat melakukannya, maka bisnis Anda akan cepat menggelepar. Ketika Anda masuk ke bisnis sendiri, Anda harus mengetahui rute terbaik untuk pemasaran di daerah Anda. Baik media pemasarannya itu melalui saluran TV, radio, jejaring sosial, selebaran atau apapun medianya, maka Anda harus memiliki motivasi dan keterampilan untuk menangani aspek bisnis tersebut. Meskipun mungkin bisa jadi hanya berbekal media dari mulut ke mulut, tetapi apabila itu menjadi PR yang terbaik yang bisa Anda lakukan, maka itupun dapat dimulai dari tempat Anda saat ini.
8: Koneksi (untuk membangun jejaring)
Mungkin tampak sedikit aneh, tetapi sebagai orang yang berkecimpung bidang TI (terutama jika Anda seorang konsultan solo), Anda harus memiliki koneksi atau jejaring di industri terkait ataupun industri lainnya. Misalnya, Anda akan memiliki pelanggan yang memerlukan ruang kabel, sehingga Anda mungkin perlu seseorang yang bisa melakukan drywall finishing. Jika Anda tidak memiliki keahlian khusus, maka Anda perlu mengetahui orang-orang yang dapat menyelesaikan pekerjaan di bidangnya tersebut. Hal terakhir yang Anda ingin beritahukan pada klien adalah bahwa Anda tidak bisa melakukan sesuatu, misal kontrak pekerjaan TI, dengan sendirian. Selama pekerjaan sedang dikerjakan dan pelanggan senang, itu bukan berarti masih terlihat baik-baik saja. Tetapi jika Anda tidak dapat menyelesaikan kontrak pekerjaan dengan baik dan tidak memberitahu klien mengenai kekurangannya, kemungkinan di masa yang akan datang beberapa klien akan meninggalkan Anda.
9: Keinginan untuk belajar
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, TI adalah industri yang terus berubah. Begitu teknologi dilepaskan, beberapa saat kemudian sudah ketinggalan zaman. Jadi siapa pun yang ingin berkarir di bidang TI harus memiliki keinginan yang kuat untuk belajar. Anda akan ditantang setiap hari untuk mempelajari sesuatu yang baru. Jika Anda tidak suka belajar (baik sendiri, bersama orang lain, atau di ruang kelas), maka Anda harus melupakan karir di bidang TI secepatnya. Tanpa keinginan untuk belajar, Anda akan segera jatuh dalam persaingan. Percayalah, bidang TI itu adalah bidang yang sangat kompetitif di dunia luar sana.
10: Passion
Passion untuk TI merupakan kebutuhan intrinsik bagi setiap pekerja TI. Jika Anda tidak mencintai teknologi dan memecahkan masalah, maka TI bukan bidang yang tepat untuk Anda. Passion atau gairah itu adalah hal yang tak berwujud yang sering membuat Anda melalui hari-hari dengan semangat ketika saat itu banyak orang berada pada daftar keputusasaan. Dan semangat yang kuat akan mendorong pengelolaan bisnis secara cerdas dan memicu sebagian besar bidang-bidang lainnya untuk berkembang jauh melampaui harapan. Selama bertahun-tahun bekerja penuh kebosanan, tetapi dengan gairah dapat membantu Anda bangun setiap pagi bersemangat untuk bekerja setiap hari. Tanpa gairah, bidang TI akan dengan cepat menjadi tempat yang kosong tanpa jiwa.
Sebagai konklusi, hanya karena Anda tahu cara mengatasi Masalah A dengan Solusi X, itu tidak berarti Anda cocok untuk industri TI. Hal itu karena TI membutuhkan lebih banyak ilmu tentang apa saja yang telah Anda pelajari saat ini. Selain keterampilan dan keahlian tentang Windows, Linux, Mac, dan jaringan komputer misalnya, Anda juga membutuhkan sisi kehidupan yang lain, usia muda, bisnis, hingga keterampilan pemasaran. Dengan memiliki semua keterampilan dan keahlian dengan kualitas yang utuh, Anda akan semakin yakin untuk menikmati karir yang panjang dan sukses di bidang TI. Semoga! (sa)
Read More --►

Minggu, 11 September 2011

Cara Memperbaiki File RAR Yang Rusak

Cara Memperbaiki File Rar Yang Rusak :
Bagi temen-temen yang punya file-file rar tapi gak bisa dibuka alias erorr... ni saya punya sedikit cara untuk mengatasinya...
Cara ini mungkin sudah banyak yang tahu, tapi disini saya hanya ingin share kepada anda yang masih belum tahu...hehehehehe

Caranya :
Pertama, memakai software RAR repair tool yang bisa di download disini



Fitur :
* Perbaikan semua versi dari kedua arsip RAR dan SFX;
* Pemulihan arsip multi-volume RAR;
* Pemulihan arsip RAR yang dilindungi password;
* Memperbaiki kesalahan CRC;
* Kemampuan untuk memperbaiki file rar dari berbagai ukuran (4 Gb dan banyak lagi);
* Robust mesin rar pemulihan;
* Penuh otomatisasi proses pemulihan;
* Drag & Drop dukungan;
* User-friendly interface.

Kedua, bisa juga memakai software Advanced_RAR_Repair yang juga bisa di download disini

Ketiga, atau juga bisa memakai cara dibawah ini :
1. Buka file rar yang corrupt.
2. Pilih menu tool>repair archive.
3. Trs pada browse pilih lokasi penyimpanan file. Pilih opsi “threat the corrupt archive as rar”. Ok
4. Program akan memproses hingga selsai, dan ditandai dengan pesan “Done”. sekarang close.
5. Nah coba cek di tempat penyimpanan yang telah anda set pada langkah 3, file rar yang telah direpair ditandai dengan nama “rebuilt.Nama_file”.
6. Sekarang coba kembali file rar-nya
Read More --►

Cara Membuat Kabel USB Extender 10 Meter



Bahasan Blog PFV kali ini adalah tentang Cara Membuat Kabel USB 10 Meter. Mungkin anda pernah mengalami, pada waktu menghubungkan flashdisk atau modem ke perpanjangan kabel USB ( USB Extender ) ternyata perangkat tersebut tidak dikenali oleh komputer anda, padahal flashdisk, modem dan port USBnya bekerja dengan baik. Mengapa hal ini bisa terjadi ?

Tidak dikenalinya flashdisk, modem atau perangkat USB lainnya ketika kita menghubungkan dengan perpanjangan kabel USB ( USB Extender ) disebabkan oleh kualitas kabel USB extender yang kurang baik sehingga terjadi penurunan arus yang mengakibatkan perangkat USB kita tidak dapat bekerja dengan sempurna. Akibatnya, perangkat USB kita menjadi tidak dapat dikenali ( USB can not recognized )

Kabel USB extender pabrikan 10 meter belum tentu kualitasnya bagus dan belum tentu cocok untuk perangkat USB kita. Secara harga kabel USB extender 10 meter juga terbilang mahal yaitu 100 ribu lebih. Ukuran diameter tembaga yang kecil dan kualitas grounding yang kurang baik menyebabkan kabel USB extender yang dijual dipasaran kurang mampu mendriver modem dalam jarak lebih dari 1 meter atau modem tidak akan dikenali.
Bagaimana cara mengatasinya :
Permasalahan ini bisa kita atasi dengan membuat sendiri kabel USB extender dengan menggunakan kabel UTP BELDEN kualitas 1 (kabel LAN / jaringan). Kabel UTP memiliki diameter inti tembaga yang lebih besar dari pada kabel USB extender biasa, serta kualitas tembaga yang lebih baik. Hal ini dikarenakan kabel UTP memang digunakan untuk mengirim data dengan loss yang sedikit, sehingga keunggulan ini dapat kita jadikan sebagai alat untuk membuat kabel USB extender yang berkualitas bagus.

Cara Membuat Kabel USB Extender 10 - 15 Meter.
Sebelumnya kita perlu tahu dulu, kabel USB extender biasa terdiri dari 4 kabel yaitu :
  • merah : 5 volt dc
  • hijau : data +
  • putih : data -
  • hitam : ground.
Sedangkan kabel UTP / LAN terdiri dari 8 kabel yaitu :
  • orange,
  • putih orange,
  • hijau,
  • putih hijau,
  • biru,
  • putih biru,
  • coklat
  • putih coklat.
Alat dan Bahan Pembuatan Kabel USB Extender 10 Meter :
  1. Kabel USB extender biasa 1 Meter yang sudah kita potong di kedua ujung colokannya. Colokan inilah yang akan kita gunakan.
  2. Kabel UTP Belden KW 1 : 10 Meter maksimal 15 Meter.
  3. Tenol / timah untuk menghubungkan kabel.
  4. Solder, gunting, cutter, dan isolasi.



Berikut konfigurasi kabel USB extender dari kabel UTP :
  • Kabel UTP orange dan putih orange digabung dan dihubungkan dengan kabel merah USB extender.
  • Kabel UTP hijau dihubungkan dengan kabel hijau USB extender.
  • Kabel UTP putih hijau dihubungkan dengan kabel putih USB extender.
  • Kabel UTP sisanya digabung semua dan dihubungkan dengan kabel hitam USB extender. Dengan memperbesar ground, maka kemungkinan loss (kehilangan) arus sangat kecil.


Setelah selesai, rapikan sambungan kabelnya dengan isolasi dan kabel USB extender 10 - 15 Meter siap digunakan.

Selamat mencoba !
Read More --►

Perhitungan Subnetting



Kali ini saatnya agan-agan mempelajari teknik penghitungan subnetting. Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.
Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:
Subnet Mask Nilai CIDR
255.128.0.0 /9
255.192.0.0 /10
255.224.0.0 /11
255.240.0.0 /12
255.248.0.0 /13
255.252.0.0 /14
255.254.0.0 /15
255.255.0.0 /16
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C
Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?
Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:
  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
  5. Subnet
    192.168.1.0
    192.168.1.64
    192.168.1.128
    192.168.1.192
    Host Pertama
    192.168.1.1
    192.168.1.65
    192.168.1.129
    192.168.1.193
    Host Terakhir
    192.168.1.62
    192.168.1.126
    192.168.1.190
    192.168.1.254
    Broadcast
    192.168.1.63
    192.168.1.127
    192.168.1.191
    192.168.1.255
Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah seperti di bawah. Silakan anda coba menghitung seperti cara diatas untuk subnetmask lainnya.
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B
Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah seperti dibawah. Sengaja saya pisahkan jadi dua, blok sebelah kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama untuk oktet yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30
Ok, kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B. Kita mulai dari yang menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24. Contoh network address 172.16.0.0/18.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
Penghitungan:
  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 – 2 = 16.382 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?
  5. Subnet
    172.16.0.0
    172.16.64.0
    172.16.128.0
    172.16.192.0
    Host Pertama
    172.16.0.1
    172.16.64.1
    172.16.128.1
    172.16.192.1
    Host Terakhir
    172.16.63.254
    172.16.127.254
    172.16.191.254
    172.16.255.254
    Broadcast
    172.16.63.255
    172.16.127.255
    172.16.191.255
    172.16..255.255
Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).
Penghitungan:
  1. Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 27 – 2 = 126 host
  3. Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet
172.16.0.0 172.16.0.128 172.16.1.0 172.16.255.128
Host Pertama 172.16.0.1 172.16.0.129 172.16.1.1 172.16.255.129
Host Terakhir 172.16.0.126 172.16.0.254 172.16.1.126 172.16.255.254
Broadcast 172.16.0.127 172.16.0.255 172.16.1.127 172.16.255.255
Masih bingung juga? Ok sebelum masuk ke Class A, coba ulangi lagi dari Class C, dan baca pelan-pelan ;)

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A
Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.
Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.
Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).
Penghitungan:
  1. Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 216 – 2 = 65534 host
  3. Blok Subnet = 256 – 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet
10.0.0.0 10.1.0.0 10.254.0.0 10.255.0.0
Host Pertama 10.0.0.1 10.1.0.1 10.254.0.1 10.255.0.1
Host Terakhir 10.0.255.254 10.1.255.254 10.254.255.254 10.255.255.254
Broadcast 10.0.255.255 10.1.255.255 10.254.255.255 10.255.255.255
Mudah-mudahan sudah setelah anda membaca paragraf terakhir ini, anda sudah memahami penghitungan subnetting dengan baik. Kalaupun belum paham juga, anda ulangi terus artikel ini pelan-pelan dari atas. Untuk teknik hapalan subnetting yang lebih cepat, tunggu di artikel berikutnya ;)
Catatan: Semua penghitungan subnet diatas berasumsikan bahwa IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) dihitung secara default. Buku versi terbaru Todd Lamle dan juga CCNA setelah 2005 sudah mengakomodasi masalah IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) ini. CCNA pre-2005 tidak memasukkannya secara default (meskipun di kenyataan kita bisa mengaktifkannya dengan command ip subnet-zeroes), sehingga mungkin dalam beberapa buku tentang CCNA serta soal-soal test CNAP, anda masih menemukan rumus penghitungan Jumlah Subnet = 2x – 2
REFERENSI
  1. Todd Lamle, CCNA Study Guide 5th Edition, Sybex, 2005.
  2. Module CCNA 1 Chapter 9-10, Cisco Networking Academy Program (CNAP), Cisco Systems.
  3. Hendra Wijaya, Cisco Router, Elex Media Komputindo, 2004
Read More --►

Jumat, 29 Juli 2011

Trik Mudah Membuat Template Website

Trik Mudah Membuat Template Website ImageDalam membuat template website, setidaknya ada beberapa faktor utama yang harus dan mutlak dimiliki oleh setiap orang. Beberapa faktor itu antara lain memiliki pengetahuan terdahap program CSS, memiliki basic (x)html (dan lebih baik lagi jika Valid w3) dan faham Slicing di beberapa program editor seperti photoshop, fireworks, maupun image ready.
Cukup banyak memang yang harus kita kuasai. Tetapi bagaimana bila kita sama sekali tidak mempunyai backgound pengetahuan seperti yang sudah di sebutkan di atas ?
Untuk itu kali ini FastNcheap mau berbagi sedikit trik membuat template dengan software Artisteer 3. Program ini juga bukan program Freeware alias gratis. Untuk mendapatkan versi full versionnya ada bisa mencarinya sendiri informasinya di internet.
Jika anda sudah selesai meng-installnya, klik menu File > New, maka akan tampil beberapa pilihan  template yang digunakan untuk CMS berjenis apa saja (lihat gambar di bawah).
Trik Mudah Membuat Template Website Image
  • Bila anda pengguna CMS Joomla pilihlah Joomla.
  • Bila anda pengguna CMS WordPress pilihlah WordPress.
  • Pengguna Drupal bisa memilih Drupal untuk Templatenya.
  • Blogger juga bisa memilih type Blogger.
  • Dan untuk template non CMS alias HTML anda bisa memilih Website or Blog.
Beberapa kemudahan yang dimiliki Artisteer:
  • Ada banyak type template yang bisa digunakan.
  • Pengaturan layout template bisa di atur sesuai kebutuhan.
  • Banyak pilihan menu-menu untuk menambah disain template.
  • Template bisa di atur sesuai kemauan penggunanya.
  • Bisa mengatur Favorite Icon sendiri.
Kekurangan yang dimiliki Artisteer:
  • Program komersial, untuk mendapatkan lisensinya harus membayar.
  • Disain Layout hanya bergantung dengan apa yang sudah ada didalam Artisteer.
  • Tidak bisa memasukkan file html untuk di audit menjadi template.
Trik Mudah Membuat Template Website Image
Untuk anda yang suka mengoprek-oprek CMS, software ini sangat cocok untuk di miliki. Untuk mencoba versi demo alias trialnya anda bisa langsung mendownloadnya di website resminya yang beralamat di http://www.artisteer.com, atau jika memang diperlukan anda juga bisa membeli versi professional dari software ini.
Read More --►